Wagub DKI Cari Solusi Perselisihan Lahan Warga Pancoran-Pertamina

Jakarta, CNN Indonesia —

Pemangku Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan pihaknya mau mencari solusi terbaik terkait konflik lahan antara awak Gang Buntu II, Pancoran, Jakarta Selatan dengan  PT Pertamina Training and Consulting (PTC).

Riza menyebut lahan dengan menjadi objek sengketa merupakan milik Pertamina. Sementara warga tersebut sudah puluhan tahun tinggal di atas tanah itu.

“Itu memang ialah kawasan tanah milik Pertamina. Pertamina ingin memanfaatkan namun masyarakat sudah tinggal periode di sana berpuluh tahun. Kita carikan solusi terbaiknya” kata Riza di Balairung Kota DKI Jakarta, Kamis (18/3) malam.


Riza mengatakan jadi negara hukum tindakan Pertamina yang ingin menggunakan tanah itu harus dihormati. Tetapi di sisi lain, ia menyebut aspek kemanusiaan tetap harus diperhatikan.

“Mari kita carikan penyelesaian bersama agar Pertamina mendapatkan tempat tersebut untuk kepentingan masyarakat banyak juga, dan masyarakat yang sudah tinggal berpuluh tahun juga mendapatkan solusi tempat tinggal dengan baru. Kita carikan bersama-sama, ” ujarnya.

Politikus Kelompok Gerindra itu menjelaskan di dalam sengketa itu, Pemprov DKI juga berupaya melakukan mediasi agar tidak terjadi kelakuan kekerasan.

“Pemprov DKI melalui Kota Medium Jakarta Selatan sedang mencari jalan terus untuk melaksanakan mediasi. Harapan kita aparat siap untuk memastikan semua santun tidak ada kekerasan dalam sana, ” katanya.

Sebelumnya, warga Membakar Buntu II Pancoran memerkarakan aktivitas penggusuran oleh Pertamina kepada Lembaga Bantuan Dasar (LBH) Jakarta. Penggusuran secara paksa dikawal aparat Brimob, organisasi masyarakat hingga preman.

Penggusuran terjadi berulang kali sejak Juli 2020. Tak jarang aktivitas diwarnai kericuhan antara petugas dan warga karena penolakan dari warga. Warga dengan memilih menetap mengaku kerap dapat teror dan ancaman hingga kini.

Warga yang masih bertahan memilih menetap karena tidak punya pilihan tempat tinggal lain. Ada pula yang berkeras menetap karena sudah tinggal dalam wilayah tersebut sejak 40 tahun lalu.

Di sisi lain, PT Pertamina Training and Consulting menyatakan kepemilikan lahan dalam Gang Buntu II, Pancoran, Jakarta Selatan yang dihuni warga dapat dibuktikan dengan hukum.

“Secara hukum, hak kepemilikan Pertamina atas lahan tersebut dikuatkan melalui 25 sertifikat Hak Guna Bangunan [HGB] yang diterbitkan sebab Kantor Pertanahan Jakarta Selatan 11 Badan Pertanahan Nasional dan Akta Pelepasan Sah No. 103 Tahun 1973, ” kata Legal Manager PT PTC Achmad Suyudi kepada CNNIndonesia. com , Rabu (17/3).

(yoa/fra)

[Gambas:Video CNN]

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.