Vaksin Gotong Royong Baru Terpakai 1, 13 Juta Dosis

Jakarta, CNN Indonesia —

Direktur Utama PT Bio Farma   (Persero) Honesti Basyir  mengungkap era ini baru sekitar satu, 13 juta vaksin covid-19   yang disuntikkan  lewat program gotong royong.

Angka tersebut kurang dari target 3, 6 juta dosis dengan berasal dari 3. 118 perusahaan terdaftar per 21 Agustus 2021. Sedangkan jumlah vaksin program gotong royong yang sudah diterima sebesar 7, 5 juta jumlah racikan farmasi China, Sinopharm.

Sementara itu, target keseluruhan program gotong royong berjumlah 15 juta dosis vaksin covid-19 supaya mempercepat program vaksinasi nasional.


“Dari yang telah didistribusikan 2, 5 juta dosis dan masih tersedia stok 5 juta yang masih menunggu kontrak korporasi, ” papar Honesti  pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR RI, Rabu (25/8).

Honesti menyebut program vaksinasi luar program vaksin pemerintah tercatat ada 290 RS swasta dan BUMN serta 308 klinik preman dan BUMN.

“Di samping itu tersedia potensi sasaran baru, sebesar 467 ribu lebih serta kami  sudah berkomunikasi dengan semua korporasi, ” jelasnya.

Honesti menyebut salah kepala kendala yang dihadapi pada program kerja sama secara dunia usaha tersebut ialah cleansing bahan . Pasalnya, banyak pekerja korporasi yang terdaftar ternyata sudah menerima vaksin program pemerintah.

Dia menambahkan bahwa program tidak terbatas hanya untuk WNI saja. Warga asing (WNA) pun bisa mendapat vaksin gotong royong dengan catatan telah disetujui oleh Kedutaan Besar masing-masing negara.

Vaksinasi untuk WNA lewat program gotong royong sendiri sudah dijalankan, misalnya di DKI Jakarta. Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut WNA harus membayar Rp700 ribu bola lampu suntikan.

Anies menyatakan vaksinasi digelar untuk memfasilitasi WNA yang tidak dapat vaksinasi dari kedutaan asal negaranya masing-masing. Ia berharap, dengan program tersebut, WNA bertambah mudah mendapatkan vaksin.

“Nah, ini merupakan mereka yang harus mendapatkannya sendiri, difasilitasi lewat Kadin, program vaksin gotong royong, ” ucap dia.

Persyaratan untuk memperoleh vaksinasi GR yaitu kudu mempunyai paspor dan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS). Lalu, pendaftaran harus dilakukan di situs Kadin.

[Gambas:Video CNN]

(wel/age)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.