Puluhan Teroris Makassar-Merauke Ditahan pada Mabes Polri

Jakarta, CNN Indonesia —

Sebanyak 69 tersangka kasus dugaan tindak pidana  terorisme dengan merupakan jaringan Villa Mutiara dibawa ke Jakarta dalam Kamis (1/7) kemarin. Itu akan ditahan di Rutan Mabes Polri.

Puluhan tersangka terorisme tersebut sebelumnya ditangkap Densus  88 Antiteror  Polri di wilayah Makassar, Sulawesi Selatan serta Merauke, Papua.

“Dipindahkan dari rumah tahanan Polda Sulawesi Selatan sebanyak 58 karakter dan 11 orang benduan terorisme dari Mako Brimob Merauke semuanya dipindahkan ke Rutan Mabes Polri, ” kata Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan saat dikonfirmasi, Jumat (2/7).


Ramadhan mengatakan jaringan teroris yang terafiliasi dengan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) ini mendapat pengawalan ketat dari Densus 88 selama proses transportasi.

“Pemindahan tahanan tindak pidana terorisme ke Jakarta bertujuan untuk proses hukum lebih lanjut, ” ujarnya.

Sebagai informasi, kaum Villa Mutiara terlibat secara pelaku teror bom di depan Gereja Katedral Makassar pada akhir Maret berserakan. Mereka membahas ajaran-ajaran radikal dan telah berbaiat ke ISIS.

Sesudah ditelusuri oleh Densus, terdapat sejumlah anggota Villa Mutiara yang telah hengkang sebab Makassar. Beberapa di antaranya pindah atau sudah bermukim di Merauke.

Kepala Biro Penerangan Kelompok (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono sebelumnya mengatakan bahwa jaringan ini serupa diduga telah melebar ke wilayah Kalimantan Timur. Itu tergabung dalam grup di aplikasi pesan singkat WhatsApp atau Telegram yang berbau unsur radikal.

(mjo/fra)

[Gambas:Video CNN]

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.