PSBB Transisi Jakarta Berakhir Hari Itu

PSBB Transisi Jakarta Berakhir Hari Itu

Jakarta, CNN Indonesia —

Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) Transisi dalam DKI  Jakarta berakhir hari itu. PSBB  Pergantian   yang diperpanjang sejak 16 Juli lalu diwarnai munculnya klaster besar dari kawasan perkantoran.

Tak hanya itu, pada masa transisi itu kasus corona juga terus beranjak banyak meski diklaim hal ini disebabkan massifnya tes pada warga ibu kota.

Di 27 Juli lalu misalnya zaman ada tambahan 467 kasus gres corona di Jakarta atau tertinggi di Indonesia pada hari ini. Sehari setelahnya Jakarta kembali sempurna tambahan kasus baru dengan 409 kasus. Sementara kemarin ada 577 kasus baru corona di Jakarta atau memecahkan tambahan rekor harian di ibu kota selama itu.


Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan  sebelumnya memberlakukan sambungan fase pertama PSBB transisi selama dua pekan pada 17-30 Juli 2020.

Perpanjangan itu dilakukan karena mempertimbangkan tiga kejadian yang menunjukkan bahwa kasus Covid-19 di Jakarta masih perlu diantisipasi. Yaitu, jumlah testing dan nalar positif, kesiapan fasilitas kesehatan, dan angka reproduksi penyebaran virus.

Dari ketiga komponen itu, Anies menilai akan amat berisiko apabila Pemprov DKI Jakarta melonggarkan fase pertama PSBB transisi DKI  Jakarta untuk memasuki fase kedua.

Ditambah lagi, masa itu ada sekitar 66 tip kasus positif di Jakarta yang tak memiliki gejala sakit. Dia pun meminta warga tidak menganggap enteng penyebaran virus corona.

PSBB  pertama kali diterapkan di DKI  Jakarta pada 10 April 2020 lalu. Saat itu diputuskan PSBB  berlaku selama 14 hari yakni hingga 23 April.   PSBB  tersebut  dua kala diperpanjang yakni 24 April had 21 Mei dan perpanjangan kembali selama dua pekan hingga 4 Juni 2020.  

Mulai 5 Juni 2020, Anies  memberlakukan PSBB  Pergantian di ibu kota untuk sahih selama 14 hari hingga 18 Juni 2020. Pada masa transisi ini, pelonggaran mulai dilakukan bagaikan perkantoran boleh buka, pusat perbelanjaan dan aktivitas ekonomi lainnya juga boleh beroperasi dengan protokol kesehatan tubuh ketat.

Karena kejadian corona belum juga landai, PSBB  Transisi dilanjutkan mulai dari 19 Juni hingga 2 Juli.

Kasus corona tak juga turun, Anies  kemudian kembali memperpanjang PSBB  transisi hingga 16 Juli sebelum diperpanjang lagi hingga keadaan ini.

Belum ada kepastian soal sambungan PSBB  Transisi ini. Namun Anies  pernah mengatakan jika kasus tidak juga turun, ia tak merapatkan kemungkinan menarik rem darurat ataupun memberlakukan kembali PSBB  secara penuh.

“Jangan sampai kita harus menarik rem darurat ataupun emergency break. Bila itu terjadi kita semua harus kembali dari panti, kegiatan sosial, keagamaan, perekonomian, serta kegiatan sosial terhenti, kita seluruh yang akan merasakan kerepotan bila situasi ini jalan terus, ” kata Anies dalam video yang diuanggah akun Youtube Pemprov DKI Jakarta, Minggu (12/7) lalu.

Soal klaster  corona perkantoran di masa PSBB  transisi DKI  Jakarta, Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria juga membuka kemungkinan pertimbangan terhadap kegiatan perkantoran di DKI  Jakarta.

(sur/sur)

[Gambas:Video CNN]

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.