PSBB Transisi DKI, Sepeda Motor Awak Kena Ganjil Genap

PSBB Transisi DKI, Sepeda Motor Awak Kena Ganjil Genap

Jakarta, CNN Indonesia — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan  bakal menerapkan sistem   istimewa genap  tidak cuma terhadap kendaraan pribadi berupa mobil, tetapi juga sepeda motor di dalam masa pembatasan sosial berskala luhur ( PSBB ) transisi. Ketentuan itu tak berlaku bagi ojek online (ojol).

Hal itu tertuang dalam Pasal 17 Ayat (2) poin a Pergub No. 51 tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB Transisi.

“Kendaraan bermotor pribadi berupa sepeda motor & mobil beroperasi dengan prinsip langka genap pada kawasan pengendalian semrawut lintas, ” mengutip bunyi Urusan 17 Ayat (2) butir a Pergub Nomor 51 tahun 2020.

Nantinya, sepeda mesin dengan plat nomor akhiran angka ganjil tidak boleh beroperasi pada tanggal genap. Hanya boleh pada tanggal ganjil. Sebaliknya, motor secara plat nomor akhiran angka penuh tidak boleh digunakan pada agenda ganjil.

Pengecualian berlaku bagi kendaraan pimpinan lembaga tinggi negeri, ojek online, pemadam kebakaran, ambulans, angkutan umum plat kuning, instrumen dinas operasional TNI dan Polri, kendaraan untuk menolong korban, petaka lalu lintas, kendaraan untuk mengangkut penyandang disabilitas.

Lalu, kendaraan yang dipakai untuk perintah tertentu dan mendapat izin kepolisian. Misalnya kendaraan pengangkut uang untuk ATM serta kendaraan pengawasan kepolisian.

Kendaraan, baik motor mau pun mobil di masa PSBB Transisi, boleh diisi 100 upah sesuai kapasitas asalkan tinggal pada alamat yang sama. Jika tak, hanya boleh diisi 50 komisi dari kapasitas kendaraan.

Anies belum menerangkan sistem ganjil penuh bakal diterapkan di ruas berkepanjangan mana saja dalam pergub tersebut. Detail ketentuan ganjil genap era PSBB Transisi lebih lanjut akan diatur dalam Keputusan Gubernur.

PSBB Transisi diterapkan dalam DKI Jakarta menjelang penerapan tatanan kehidupan baru atau new wajar saat pandemi virus corona (Covid-19). PSBB transisi mulai berlaku pada 5 Juni.

Ada pengkhususan di sejumlah sektor, tidak kaya saat PSBB diterapkan.

Misalnya, rumah ibadah boleh balik dibuka namun hanya diisi 50 persen dari jumlah kapasitas ataupun daya tampung. Perkantoran dan kilang juga boleh kembali beroperasi berangkat 8-18 Juni dan hanya dapat diisi 50 persen dari total kapasitas.

Ojek online pun boleh kembali mengangkut penumpang dengan beberapa protokol kesehatan, tidak seperti sebelumnya yang cuma boleh mengantar barang. Tempat-tempat ijmal seperti tempat wisata dan induk perbelanjaan juga boleh kembali dibuka namun harus menerapkan protokol kesehatan.

(bmw/stu)

[Gambas:Video CNN]

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.