Polisi Telusuri Emak-emak Masuk Berkepanjangan Tol Angke

Jakarta, CNN Indonesia —

Polisi masih menelusuri identitas seorang perempuan yang mengendarai motor menyelundup dan melintas di Gerbang Tol Angke 1, sekitar pukul 17. 01 WIB, Selasa (20/4).

Aksi emak-emak pemotor mengakar ke ruas jalan pungutan itu terekam dalam suatu video dan beredar dalam media sosial.

“Sementara jalan pelacakan semoga segera mampu diungkap, ” kata Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Akmal masa dikonfirmasi, Kamis (22/4).


Akmal mengutarakan penelusuran terhadap identitas pemotor itu terkendala oleh rekaman CCTV di lokasi yang kurang jelas.

“CCTV di lokasi invalid maksimal, jadi kami cari di CCTV yang lain, ” ujarnya.

Di bagian lain, Akmal menyebut berdasarkan rekaman video yang bersirkulasi, emak-emak tersebut sengaja ingin masuk ke jalan tol.

Dari gambar itu, perempuan tersebut mengetap kartu uang elektronik di gerbang tol dan kemudian melintas masuk ke ruas tol tersebut.

“Sepertinya (ada unsur) sengaja, ” ujar Akmal.

Sebelumnya, Kepala Induk 1 PJR AKP Bambang Krinadi menyebut  pemotor yang melintas di ruas jalan tol dapat dikenakan sanksi pidana.

Sanksi ini merujuk pada Pasal 63 ayat (6) Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Pekerjaan. Dalam aturan itu, pelanggar dapat diberikan sanksi berupa pidana kurungan paling periode 14 hari atau kompensasi paling banyak Rp3 juta.

Selain itu, sanksi pidana juga diatur dalam Pasal 287 ayat 1 Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang Berserakan Lintas dan Angkutan Ulama. Dalam aturan ini, pelanggar dapat diberikan sanksi pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp500 ribu.

“Pelanggaran yang dikerjakan oleh pengendara motor itu adalah memasuki jalan pungutan dengan sengaja dan melanggar rambu-rambu yang ada, ” ucap Bambang, Rabu (21/4).

(dis/fra)

[Gambas:Video CNN]

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.