Perkelahian Pecah Lagi di Panjshir usai Taliban Klaim Lulus

Jakarta, CNN Indonesia —

Pertempuran dilaporkan kembali berantakan di Lembah Panjshir   pada Sabtu (4/9), setelah  Taliban meminta sudah berhasil merebut tunggal kawasan di  Afghanistan yang belum mereka kalahkan itu.

Rombongan anti-Taliban di Panjshir yang menamai diri Front Persabungan Nasional (NRF) mengakui bahwa mereka sudah mulai terkurung, tapi perlawanan masih tetap berlanjut.

“Situasinya sangat sulit. Kami diinvasi. Perlawanan masih berlanjut serta akan terus berlanjut, ” ujar mantan Wakil Pemimpin Afghanistan yang bergabung dengan NRF, Amrullah  Saleh, seperti  dikutip AFP .


Berdasarkan keterangan Taliban & NRF di jejaring sosial, distrik utama di Lembah Panjshir,   Paryan, sungguh sudah beberapa kali mencatat tangan dalam sepekan akhirnya. Namun, klaim-klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Sementara NRF mengklaim pertempuran masih berlanjut, para bagian Taliban di berbagai belahan Afghanistan sudah merayakan kemajuan.

Di jalan-jalan di Kabul dan Nangarhar, para anggota Taliban melepaskan tembakan ke udara untuk merayakan kemenangan kelompok mereka.

Akibat perayaan menggunakan tembakan itu, setidaknya 17 orang dilaporkan mati, sementara lebih dari 40 lainnya juga terluka.

[Gambas:Video CNN]

Mendengar masukan ini, juru bicara sempurna Taliban, Zabihullah Mujahid, mengimbau para anggotanya untuk tidak merayakan kemenangan dengan menggugurkan tembakan ke udara.

“Hindari melepaskan tembakan ke udara dan bersyukurlah saja kepada Tuhan. Pelor dapat melukai warga sipil, jadi jangan menembak kalau tak diperlukan, ” perkataan Mujahid sebagaimana dilansir Reuters.

Taliban benar kerap melepaskan tembakan ke udara untuk merayakan kemajuan. Tak lama setelah Amerika Serikat hengkang dari Afghanistan pada awal pekan itu, Taliban juga melepaskan tembakan di berbagai ruas timah.

(has)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.