Penelitian PPIM: Narasi Konservatif Agama Dominasi Siaran TV

Jakarta, CNN Nusantara —

Sentral Pengkajian Islam dan Kelompok (PPIM)  UIN Syarif Hidayatullah Jakarta   menyatakan riwayat keagamaan konservatif atau tekstual masih dominan menghiasi pancaran televisi , baik formal maupun digital.

Koordinator riset PPIM, Iim Halimatusa’diyah menyebut narasi konservatisme agama di televisi angkanya mencapai 46, 3 komisi. Disusul narasi moderat dengan 33, 4 persen, terbuka 0, 6 persen, Islamis 0, 4 persen, & radikal 0, 1 upah.

“Jadi pada dasarnya faktual narasi yang banyak tumbuh itu konservatif lalu dingin, ” kata Iim dalam paparannya, Kamis (30/4).


Iim membicarakan pihaknya menganalisis 1. 010 video program keagamaan di 25 stasiun televisi, tertib konvensional maupun digital sepanjang 2013-2019. Total video itu kemudian disarikan menjadi sekitar 2. 500 teks dengan dianalisis untuk diklasifikasi.

Menurut Iim, riwayat agama yang konservatif sedang dalam fase aman. Tetapi, posisinya lebih rentan untuk mendekati radikal.

“Meskipun tidak apolitis, tak melanggar NKRI dan mengedepankan kekerasan kalau orang sudah punya pemahaman konservatif geser sedikit bisa lebih mudah-mudahan, ” kata Iim.

Biar demikian, Iim mengatakan nilai tersebut tak bisa digeneralisir, sebab sekitar 2. 500 teks dari 1. 010 video yang dianalisis belum mencakup semua program keyakinan di semua televisi, cantik nasional, swasta, konvensional, maupun digital.

Selain itu, menurutnya, jumlah itu juga relatif lebih nista dibanding narasi konservatif dalam media sosial yang angkanya mencapai 67 persen. Riset tersebut sebelumnya dirilis PPIM pada November 2020 berarakan.

Iim meyakini rendahnya narasi konservatif dalam televisi karena diawasi Tip Penyiaran Indonesia (KPI). Menurutnya, KPI telah memiliki patokan untuk mengawasi siaran keyakinan di televisi.

“Yang memiliki pedoman pancaran yang itu dijadikan norma bagi KPI untuk memeriksa. Dan itu dijadikan televisi ketika memproduksi program keyakinan mereka, ” katanya.

(thr/fra)

[Gambas:Video CNN]

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.