‘Pak Ogah’ Nekat Tusuk Konco, Ribut Bagi Jatah

Jakarta, CNN Nusantara —

Pria berinisial AS nekat  menusuk   rekannya sendiri, AA, buntut pembagian uang puluhan ribu dari hasil membentengi pintu perlintasan kereta api secara ilegal di Bandengan Utara 3, Pekojan, Jakarta Barat.

Target AA diketahui tewas sesudah menderita luka tusuk sebab senjata tajam di bagian leher yang dilakukan AS.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo mengatakan pelaku nekat melakukan aksinya karena target yang merupakan koordinator ‘pak ogah’ dianggap tak membagikan hasil pungutan secara jujur.


“Korban yang selalu membagikan hasil, dia [pelaku] jaga dari jam 06. 00 WIB sampai 11. 00 WIB. Rata-rata diberikan Rp70 ribu oleh korban, tapi pada waktu itu pelaku selalu diberikan Rp60 ribu sampai Rp65 ribu ada diskriminasi dan itu sudah ditahan sampai 2 tahun, ” tutur Ady kepada wartawan, Senin (26/4).

Pelaku sudah dua tarikh menahanan keinginannya untuk bertanya kepada korban ihwal klasifikasi hasil tersebut. Hingga alhasil pelaku memberanikan diri bertanya pada 15 April, tetapi saat itu dikatakan malah terjadi cekcok antara keduanya.

“Setelah melempar terkena punggung, korban kesudahannya melakukan perlawanan dan pelaku ini dengan cepat menyingkirkan pisau, lalu menusuk objek di bagian leher, ” ucap Ady.

Penusukan itu menyebabkan target langsung tewas di tempat karena luka tusukan dengan cukup lebar, yakni sekitar 8 cm.

Sementara tersebut, pelaku juga langsung kabur. Pelaku, sempat membuang badik serta pakaiannya di kira-kira rel kereta usai melangsungkan aksinya.

“Pelaku biasa bawa pisau karena untuk menjaga diri, ” ujar Ady.

Disampaikan Ady, pelaku tahu buron selama 4 hari hingga akhirnya berhasil ditangkap saat bersembunyi di salah satu rumah keluarganya di Tangerang, Banten pada 19 April.

Atas perbuatannya, AS dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 351 KUHP mengenai penganiayaan dengan ancaman pidana 15 tahun penjara.

(dis/fea)

[Gambas:Video CNN]

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.