Mendalam Makassar Bakal Wajib Bawa SK Bebas Covid-19

Mendalam Makassar Bakal Wajib Bawa SK Bebas Covid-19

Makassar, CNN Indonesia —

Penjabat (Pj) Walikota Makassar , Rudy Djamaluddin mengeluarkan kebijakan agar warga sungguh kota yang ingin masuk ke Kota Makassar harus memegang surat keterangan (SK) bebas Covid-19   akibat infeksi virus corona .

Dia menegaskan, surat keterangan  bebas infeksi virus corona itu bertujuan untuk menekan  penularan dan penyebaran virus Covid 19.  

“Jadi siapapun yang masuk ke Kota Makassar harus punya surat keterangan bebas Covid. Kita tidak pernah tahu, misal ada warga ke Kabupaten Maros jangan sampai di Maros dia tidak mematuhi aturan protokol kesehatan tubuh. Entah terpapar dimana lalu kembali ke Makassar membawa virus tanpa ada tanda-tanda. Nah, itu dengan kita waspadai, ” kata Rudy lewat siaran pers, Sabtu (27/6).


Kasubag Humas Pemkot Makassar, Hamzah Bakri menyebutkan, kebijakan ini diputuskan di dalam rapat kordinasi  antara Rudy  bersama-sama jajaran Forkopimda Makassar, OPD serta seluruh camat, di Posko Induk Covid 19. Rudy sekaligus menjabat sebagai Ketua Tim Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Makassar.

“Tapi untuk penerapannya sendiri, kita masih menggodok serta berkordinasi dengan pihak terkait laksana Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, TNI dan Polri, ” tambah Rudy.

Sementara itu, bahan Covid-19 Kota Makassar  pada Sabtu, (27/6) pukul 11. 00 wita, positif mencapai 2. 711 orang yang 1. 752 diantaranya tatkala perawatan, 836 dinyatakan sembuh dan 123 orang meninggal dunia.

Seiring secara kebijakan SK bebas Covid ini, Rudy  membentuk tim percepatan yang bermuara pada tiga konsep yaitu unsur kepatuhan, unsur kejujuran serta saling pegang tangan untuk menyadarkan masyarakat.  

3 unsur ini dinilai Rudy sangat penting karena jumlah pasien tentu Covid-19 bertambah dikarenakan tidak patuhnya masyarakat terhadap protokol kesehatan. Mereka juga kerap tidak jujur  jika sedang merasakan gejala flu.

Ditambahkan, pihaknya juga melibatkan tim dari Universitas Hasanuddin, tim epidemiologi yang benar mampu menggambarkan  bagaimana status terhadap suatu pandemi atau penyakit yang berdampak pada suatu populasi dalam masyarakat.

Tim itu nantinya berperan lakukan pendekatan dengan lebih humanis kepada masyarakat yang masih belum paham tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan dan rapid test.  

Bersamaan dengan langkah-langkah itu, Prof Rudy juga tetap memaksimalkan perangkat camat, lurah agar lebih massif berkomunikasi dengan RT/RW untuk selalu memeriksa warganya.

“Jadi nanti kita lihat di RT/RW mana yang    jumlah  positif warganya sudah tinggi akan kita mau lock down sementara atau kita bawa isolasi ke hotel, ” jelasnya seraya menambahkan, pihaknya berharap, dengan pendekatan persuasif seperti itu akan lebih cepat menekan angka penyebaran virus di Kota Makassar.  

(svh/eks)

[Gambas:Video CNN]

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.