Kongsi China Pakai Jaminan Emas Buatan untuk Pinjam Uang

Kongsi China Pakai Jaminan Emas Buatan untuk Pinjam Uang

Jakarta, CNN Indonesia —

Sebuah perusahaan pengolahan emas dengan bermarkas di Wuhan, China , Kingold Jewelry Inc., dilaporkan  menipu sebanyak perusahaan untuk mendapatkan pinjaman secara jaminan emas batangan palsu.

Seperti dilansir Sputnik News , Kamis (2/7), perusahaan itu dilaporkan terlibat pada kasus penipuan untuk mendapatkan pinjaman senilai US$2. 8 miliar (sekitar Rp40. 3 triliun) dalam kira-kira tahun ke belakang. Perusahaan tersebut memang khusus menangani pembuatan perhiasan dan distribusi emas sejak 2002.

Skandal tersebut terungkap sejak Februari lalu. Era itu salah satu perusahaan yang meminjamkan uang kepada Kingold, Dongguan Trust Co. Ltd., hendak mencairkan emas yang dijadikan agunan buat menutupi utang. Setelah diteliti, ternyata emas yang dijadikan jaminan cuma batangan perunggu yang disepuh.

Kingold dilaporkan menjadi kongsi pengolah emas dan pembuat perhiasan terbesar di Provinsi Hubei. Itu juga tercatat di bursa saham NASDAQ, New York.

Dalam kurun waktu lima tahun, Kingold meminjam uang dari 14 perusahaan China lain. Saat itu mereka mengajukan agunan dengan mutlak 83 ton emas batangan.

Kasus itu saat tersebut diusut oleh aparat penegak lembaga China. Namun, Direktur Kingold, Jia Zhihong, membantah emas yang itu jadikan agunan dilaporkan palsu.

“Bagaimana bisa emas itu palsu jika perusahaan pendanaan setuju untuk menjadikannya jaminan?, ” kata Jia.

Menurut Jia, perusahaannya telah menyatakan kepada sejumlah perusahaan finansial bahwa emas batangan yang itu jadikan agunan memiliki tingkat kemurnian yang rendah. Salah satu nama perusahaan yang dia sebutkan merupakan Minsheng Trust, yang juga turut menjadi korban penipuan.

Minsheng dan Dongguan saat ini mengajukan gugatan perdata kepada Kingold atas kerugian yang harus mereka tanggung. Kingold juga didepak sebab keanggotaan Bursa Emas Shanghai.

Menurut laporan Fox News , Kingold menggunakan uang pinjaman itu untuk terjun ke dalam bisnis properti pada China. Selain itu, mereka selalu membeli perusahaan Tri-Rind yang menguasi sejumlah besar lahan di Wuhan dan Shenzen.


[Gambas:Video CNN]

Sejumlah pakar memperkirakan aparat keamanan enggan mengusut kasus ini karena latar belakang Jia yang merupakan bekas perwira tinggi Angkatan Darat China. Mereka menduga karena pertalian itulah maka tidak ada pihak yang berani menyentuh Kingold.

(ayp/ayp)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.