Keterangan Waria Korban Prank Youtuber Ferdian Paleka

Keterangan Waria Korban Prank Youtuber Ferdian Paleka

Bandung, CNN Indonesia — Seorang Youtuber  bernama Ferdian Paleka  telah dilaporkan ke bagian Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung, Minggu (3/5).

Youtuber asal Bandung itu dilaporkan atas dugaan perbuatan tak elegan karena unggahan video prank atau jahil di Youtube terkait pemberian bingkisan menyimpan sampah kepada sejumlah waria pada pinggir jalan di kota itu.

Kepala Satreskrim Polrestabes Bandung Ajun Komisaris Besar Galih Indragiri mengatakan, laporan pelapor bakal ditindaklanjuti dan saat ini pihaknya tengah mencari keberadaan terlapor, Ferdian Paleka.



“Ada awak gabungan Satreskrim Polrestabes dengan unit Polsek Kiaracondong yang menangani kasusnya, ” kata Galih kepada wartawan, Senin (4/5).
Galih belum merinci keterangan pelapor atas dugaan perbuatan tak menyenangkan yang dilakukan Ferdian. Namun, pihaknya memastikan akan menindaklanjuti laporan yang disampaikan para objek.

Sekurangnya empat orang menjadi korban video prank yang dilakukan Ferdian Paleka. Empat orang itu mendatangi Mapolrestabes Bandung, Minggu (3/5) malam untuk melaporkan perbuatan sebanyak pemuda yang memberi bingkisan menyimpan sampah yang ternyata diunggah  ke akun  Yourube sebagai video prank .

Salah seorang waria dengan tanda panggilan Sani (39), menuturkan aktivitas prank Ferdian dilakukan pada Jumat (2/5), dini hari.

Era itu dia bersama temannya dengan nama alias Dini (56), Luna (25), dan Pipiw (30) pusat berada di kawasan Kiaracondong, Hidup Ibrahim Adjie, Kota Bandung.

Tak lama kemudian pegari Ferdian bersama dengan teman-temannya. Ferdian menawarkan bingkisan makanan yang dibawa di dalam bagasi mobil sedan tersebut kepada korban. Empat korban tersebut pun saat itu dengan suka hati menerima bingkisan itu.

“Orang di dalam mobil itu manggil katanya mau bagi-bagi rezeki. Aku panggil teman yang lain tapi katanya dibagikan satu demi satu. Terus aku samperin dia bergurau bingkisan gitu, aku bawa tetap kasih teman satu, ” sekapur Sani  ke wartawan.

Setelah diberikan bingkisan, Sani membukanya. Namun, isi dari bingkisan tersebut justru makanan busuk.

“Aku kira kan biasa kalau bulan puasa kan dari zaman ada yang ngasih bingkisan pada dalamnya itu ada sarung, baju kayak gitu. Pas ngebuka tercengang ternyata toge busuk. Saya sedu dan marah, ” kata Indah.

Sementara Dini, kala membuka kardus mie instan tersebut ternyata dia dijahili dengan kandungan yakni batu-batu paving blok.

“Tadinya saya sudah mendoakan dia yang baik-baik, terus dapetnya yang gitu [isi batu]. Sedih banget, ” ucap Dini.


Video Sudah Dihapus

Kasus ini berasal dari unggahan akun Youtube bernama Ferdian Paleka. Dalam video tersebut, sang Youtuber bersama dua rekannya sempat menayangkan rekaman video berjudul ‘Prank Kasih Makanan ke Hati CBL’. Sayangnya, tayangan video tersebut sudah dihapus di akun si youtuber pada Senin (4/5).

Namun, sejumlah akun membuktikan jejak digital Ferdian Paleka. Lupa satunya akun Youtube bernama Heaven Official. Akun ini disertai disclaimer dengan maksud agar penontonnya tidak meniru adegan yang diperlihatkan.

Dalam video rekaman Heaven Official, memperlihatkan beberapa pemuda berpura-pura menyampaikan sembako berisi sampah yang dibagikan kepada para waria di Kota Bandung.

Awalnya,   Ferdian  dkk membawa dus karton. Kemudian dus karton itu diisi dengan sampah yang dipungut dalam tempat sampah. Para pemuda itu kemudian berkendara dengan menggunakan mobil untuk mencari targetnya dan membagikannya kepada para waria yang tengah mangkal di pinggiran jalan.  

Video Ferdian yang menghebohkan itu mendapat protes & kecaman dari para warganet.

Sementara itu, rumah Ferdian di kawasan Baleendah, Kabupaten Bandung, didatangi sejumlah orang pada Minggu suangi. Petugas yang berada di kedudukan menenangkan situasi. Namun di vila tersebut Ferdian tidak ada.

Hingga berita ini ditulis, polisi masih mencari keberadaan Ferdian. (hyg/kid)

[Gambas:Video CNN]

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.