Jokowi Bandingkan Ekonomi Minus 4 Negara dengan RI

Jokowi Bandingkan Ekonomi Minus 4 Negara dengan RI

Jakarta, CNN Indonesia —

Presiden RI Joko Widodo   mengutarakan pertumbuhan ekonomi dunia melambat karena pandemi  Covid-19 . Ia menyebut kemajuan ekonomi sejumlah negara besar pula menurun signifikan semenjak menghadapi wabah.

“Kuartal kedua 2020, India minus 23, 9 komisi, Inggris minus 21, 7 tip, Malaysia minus 17, 1 tip, Singapura minus 13, 2 persen, ” katanya dikutip melalui Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu (26/9).

Sedangkan di Indonesia, katanya, pertumbuhan ekonomi kuartal kedua selalu minus 5, 32 persen. Itu menurun cukup signifikan dibanding kemajuan ekonomi kuartal pertama yang sedang positif 2, 97 persen.



Ia mengutarakan ini merupakan salah satu buah pandemi corona yang nyata dirasakan negara-negara di dunia. Terlebih berkaca pada jumlah kasus global yang sudah mencapai hampir 32, tujuh juta orang terkonfirmasi positif dalam 215 negara, termasuk Indonesia.

“Hari ini [di Indonesia] yang terpapar 266 seperseribu orang. Tapi coba kita menentang Amerika Serikat 7, 2 juta orang, di India 5, 9 juta orang, di Brazil 4, 6 juta orang, di Rusia 1, 1 juta orang, ” ujarnya.

Dari jumlah tersebut, lanjut Jokowi, ada 991 ribu orang yang dinyatakan meninggal dunia. Di Indonesia jumlah kasus yang meninggal mencapai 10 ribu orang. Ia pun menjanjikan akan terus menekan nilai penularan dan kematian di Indonesia.

Bersamaan dengan jalan memaksimalkan angka kasus sembuh. Ia menyebut di Indonesia tingkat kesembuhan terus meningkat, dengan angka final pada 25 September tercatat sebesar 73, 5 persen.

“Banyak orang kehilangan pekerjaan dalam seluruh dunia dan berjuang berdiam hidup. Dalam menghadapi ujian serta cobaan ini kita tidak bisa menyerah. Kita harus ikhtiar sekuat tenaga untuk kendalikan penyebaran covid, ” tambahnya.

Penggandaan kasus harian terus bertambah had tembus lebih dari 4. 000 kasus per hari. Secara menyeluruh, terdapat 266. 485 kasus terkonfirmasi positif dengan 10. 218 urusan diantaranya meninggal dunia dan 196. 196 kasus sembuh.

(fey/asa)

[Gambas:Video CNN]

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.