Fauci: Herd Immunity Bisa Berujung di Kematian Massal

Fauci: Herd Immunity Bisa Berujung di Kematian Massal

Jakarta, CNN Indonesia —

Kegagalan Amerika Serikat untuk meredam penyaluran virus corona akan mengakibatkan korban nyawa yang masif terutama dalam kelompok masyarakat rentan, meski mampu berujung pada kekebalan kelompok ( herd immunity ).

Hal ini diungkapkan Direktur Institut Penyakit Menular & Alergi AS, Anthony Fauci, dalam suatu sesi diskusi yang ditayangkan di Instagram.

“Jika semua orang terkena virus, walaupun proporsi masyarakat yang tidak bergejala tinggi… tetap akan ada banyak korban jiwa, ” ujarnya, semacam dikutip dari CNN .


Hingga pekan ini, setidaknya 167 ribu orang tewas di Amerika Serikat karena virus yang dinamai Covid-19 ini.

“Anda melihat Amerika Serikat, dengan level obesitas yang telah menjadi epidemik, dengan banyak sekali yang memiliki tekanan darah tinggi, dengan banyak sekali yang menderita diabetes.. nilai kematiannya akan sangat besar & tidak bisa diterima, ” sebutan Fauci.

Konsep kekebalan kelompok sendiri bisa tercapai kala 70-90 persen anggota populasi memiliki imunitas terhadap suatu penyakit. Imunitas ini bisa dicapai lewat tertular penyakit dan kemudian sembuh, ataupun vaksinasi.

Ketika jumlah itu tercapai, maka penyakit bakal sukar menular pada orang-orang yang belum memiliki kekebalan, karena total carrier (orang yang membawa virus) sangat kecil.

Hingga era ini belum diketahui apakah penderita Covid-19 telah memiliki imunitas jangka panjang, meski beberapa pihak sudah menyerukan jika penyakit ini dibiarkan saja maka kekebalan kelompok bakal lebih cepat terjadi.

Namun, skenario tersebut akan menjelma bencana bagi rumah sakit karena tenaga kesehatan akan kesulitan mengerjakan ledakan pasien, dan semakin banyak orang akan meninggal.

Hingga saat ini, 5, 2 juta orang telah terinfeksi virus corona di Amerika Serikat dan diproyeksikan angkanya bertambah 189 seperseribu kasus pada tiga minggu ke depan.

Perhitungan hangat yang dikeluarkan Universitas John Hopkins juga memperkirakan pada awal September jumlah kematian akibat corona pada AS bisa mencapai 200 seperseribu jiwa.

(vws)

[Gambas:Video CNN]

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.