Ekonomi China, Eropa dan AS Diproyeksi Pulih Tahun Ini

Ekonomi China, Eropa dan AS Diproyeksi Pulih Tahun Ini

Jakarta, CNN Indonesia —

Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) memperbaiki proyeksi pertumbuhan ekonomi China, Vietnam, India, kawasan Eropa, hingga Amerika Serikat pada tahun ini. Sejumlah negara itu diperkirakan berhasil memulihkan ekonomi meski masih tertekan dampak pandemi corona (Covid-19).

Semula, ADB memperkirakan ekonomi China berada di kisaran 1,8 persen pada tahun ini berdasarkan proyeksi September 2020. Kini, perkiraannya terhadap ekonomi Negeri Tirai Bambu itu mencapai 2,1 persen pada proyeksi akhir tahun.

“Pertumbuhan ekonomi 2020 dari China telah ditingkatkan karena pemulihan berjalan,” ungkap Ekonom ADB untuk Indonesia Emma Allen dalam konferensi pers virtual mengenai proyeksi ekonomi ADB periode Desember 2020, Kamis (10/12).



Begitu juga dengan Vietnam, proyeksinya membaik dari 1,8 persen menjadi 2,3 persen. Proyeksi ekonomi salah satu negara di kawasan Asia Tenggara tersebut bahkan lebih baik dari China.

Sementara, ekonomi negara-negara kawasan Eropa diperkirakan membaik dari minus 8 persen menjadi minus 7,4 persen. Hal ini juga terjadi pada proyeksi ekonomi AS dari semula minus 5,3 persen menjadi minus 3,5 persen.

Ekonomi India juga diproyeksi membaik dari minus 9 persen menjadi minus 8 persen. Sedangkan, ekonomi Jepang diperkirakan tetap minus 5,4 persen pada tahun ini.

“Pemulihan ekonomi India telah berjalan lebih cepat, sehingga proyeksi pertumbuhan untuk 2020 telah ditingkatkan dari sebelumnya,” tuturnya.

Di kawasan Asia Tenggara, ADB memperkirakan perbaikan proyeksi ekonomi juga terjadi di Thailand, yaitu dari minus 8 persen menjadi minus 7,8 persen.

Sementara untuk Indonesia, ADB justru menurunkan proyeksi ekonomi dari minus 1 persen menjadi minus 2,2 persen. Begitu juga dengan proyeksi ekonomi tahun depan, dipangkas dari 5,3 persen menjadi 4,5 persen.

[Gambas:Video CNN]

(uli/bir)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.