BNPB Komunikasikan Status Tanggap Genting NTT dengan Daerah

Jakarta, CNN Nusantara —

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Kesusahan ( BNPB ) Doni Monardo menyerahkan status paham darurat bencana ke kepala daerah ihwal  banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur.

“Tanggap darurat nanti dikomunikasikan secara daerah. Tahap awal besar minggu, bisa diperpanjang dua minggu (berikutnya). Disesuaikan, ” kata Doni dalam konvensi pers secara virtual, Senin (5/4).

Doni menegaskan, saat ini pemerintah memprioritaskan pencarian warga dengan masih hilang atau belum ditemukan akibat banjir bandang tersebut. Pihaknya bakal memberikan bantuan alat perlengkapan kaya eskavator.


Selain tersebut, Doni memastikan, aparat TNI dan Polri juga mau dikerahkan, serta relawan yang tergabung di titik kesusahan tersebut untuk membantu pekerjaan.

Dalam jalan itu, Doni mengaku belum bisa mengetahui berapa periode pemulihan akibat bencana banjir bandang yang menerjang wilayah tersebut. Ia mengatakan, lamanya pemulihan tergantung wilayah yang terdampak.

“Wilayah NTT ini luas sekadar. Antara Larantuka dan Adonara saja jaraknya lumayan. Kalau sudah cuaca tidak memungkinkan, semua aktivitas harus berhenti, ” paparnya.

Hujan tebal disertai angin yang terjadi pada Minggu (4/4) pagi buta menyebabkan banjir bandang menerpa di beberapa desa dengan ada di Kabupaten Flores Timur. Hingga Senin (5/4) malam, korban meninggal dunia akibat banjir bandang bertambah menjadi 84 orang.

Angka ini ialah jumlah keseluruhan yang merujuk pada data terbaru yang disampaikan Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi dalam Senin (5/4) malam.

(dmi/end)

[Gambas:Video CNN]

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.