Berkas Kelompok Moge Keroyok TNI Dilimpahkan ke Kejaksaan

Berkas Kelompok Moge Keroyok TNI Dilimpahkan ke Kejaksaan

Jakarta, CNN Indonesia —

Pemeriksa Polres Bukittinggi melimpahkan berkas kejadian lima tersangka kasus dugaan  pengeroyokan dua anggota TNI oleh golongan motor gede ( Moge ) yang tergabung dalam Harley Owners Group (HOG) ke Kejaksaan Negeri Bukittinggi, pada Jumat (6/11).

Kasat Reskrim Polres Bukittinggi AKP Chairul Amri merinci, satu sebab lima tersangka masih di kolong umur sehingga diproses dengan bentuk peradilan pidana anak.


“Kepada tersangka anak berhadapan hukum dengan Pasal 170 ayat (2) ke 1 e jo Pasal 351 jo Pencetus 56 KUHP jo Undang-undang Cetakan 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, ” sirih Chairul melalui keterangan resmi, Jumat (6/11).

Sementara, empat tersangka lain bakal dijerat secara Pasal 170 ayat (2) ke 1e Jo 351 Jo 56 KUHP Pidana.

Adapun lima tersangka yang berkasnya telah dilimpahkan tersebut antara lain berinisial MS (49), JA (26), RHS (48), TR (33) DAN BS (16).

Peristiwa pengeroyokan diduga terjadi setelah seorang prajurit TNI yang sedang mengendarai mesin merasa terimpit oleh sekelompok pengendara moge Harley yang sedang melayani touring .

Merasa tak terima, prajurit TNI kemudian mengejar segerombolan motor besar itu hingga menyulut cekcok. Adu lagak ini kemudian berakhir dengan kejadian pengeroyokan.

Dari rekaman video yang beredar di jalan sosial, tampak sekumpulan pria yang mengenakan helm dan jaket indra peraba terlihat memukuli seseorang berbaju selamat berwarna merah. Korban dipukuli & ditendang beberapa kali ketika telah telungkup jatuh.

Setelah ditelusuri, konvoi Moge dipimpin sebab mantan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letnan Jenderal (Purn) Djamari Chaniago. Namun kepolisian menjelaskan bahwa Djamari tak turut terlibat dalam insiden pengeroyokan.

Rombongan dengan telah tiba di wilayah Bukittinggi, Sumatra Barat itu sempat terbelah menjadi dua kelompok. Sebagian mulia dari mereka telah menepi pada satu diantara hotel untuk beristirahat.

Sementara beberapa orang asing masih tertinggal dengan rombongan dan kemudian memicu insiden pengeroyokan perut personel TNI tersebut.

(mjo/nma)

[Gambas:Video CNN]

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.