Akhyar Prioritaskan Izin Kuliah Tatap Depan Ketimbang SD-SMA

Akhyar Prioritaskan Izin Kuliah Tatap Depan Ketimbang SD-SMA

Jakarta, CNN Indonesia —

Bahan Wali Kota Pilkada Medan nomor urut 01,   Akhyar Nasution akan membuka kampus bertambah dahulu usai sektor pendidikan dilonggarkan di masa pandemi Covid-19 oleh Mendikbud Nadiem Makarim. Dia mau berkoordinasi bersama para rektor terlebih dahulu.

Dia mengutarakan itu dalam debat publik babak kedua Pilkada Kota Medan, Sabtu (21/11).

“Jadi kita mulai dari perguruan tinggi. Sesudah evaluasi, kita turun ke SMA dan SLTA. Kemudian turun tetap sampai ke tingkat SD, TK dan PAUD. Pendidikan harus kita selamatkan karena memang ada ikatan ekonomi yang terputus, ” katanya.


Tempat juga mengklaim bahwa penularan Covid-19 di Medan sudah terkendali. Masa ini pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit juga telah menurun.

Oleh sebab itu, dia berani membuka kampus. Dia juga yakin mahasiswa pula tidak keberatan jika belajar balik di kampus masing-masing.

“Rumah sakit sudah tidak penuh lagi. Artinya, Covid di Tanah air Medan sudah mulai terkendali karena sudah disiapkan Perwal (peraturan pemangku kota) tentang karantina, perwal adaptasi kebiasaan baru dan ini diterapkan, ” paparnya.

Tatkala itu, calon Wakil Wali Tanah air Medan nomor urut 02, Aulia Rachman. Dia menyoroti perawat istimewa penanganan virus corona yang gajinya dikurangi.

“Ini dengan menjadi penekanan bagi kami, penggajian daripada pejuang covid jangan dipangkas lagi, ” jelasnya.

Aulia mengatakan pemerintah harus memberikan perhatian khusus pada tim medis khusus penanganan covid-19 mulai dari dokter, hingga pembela. Salah satunya soal gaji.

Dia pun meminta klub untuk selalu mematuhi protokol pencegahan virus corona. Menurutnya, hal itu merupakan langkah mujarab untuk mengurangi kasus positif virus corona di Medan.

“Kita juga harus edukasi masyarakat agar mereka tidak berlaku ceroboh. Manfaatkan infrastruktur mulai dari puskesmas. Jaga kejernihan dan jaga jarak. Ini sangat berpengaruh bagi angka penurunan Covid. Rumah makan juga harus dikasih edukasi agar ekonomi kita molek, ” kata Aulia.

(fnr/bmw)

[Gambas:Video CNN]

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.